Jumat, 17 November 2017

Sedih Ngga Ikut Gath Makassar Event Community

By the way, saya nulis ini bukan untuk menjatuhkan sama sekali Makassar Event. Ngga! Mau sekecil atau sebesar apapun komunitas itu, pasti akan selalu timbul yang namanya masalah. Nah, tujuan saya nulis ini hanya untuk membagikan pelajaran yang bisa saya ambil dari kejadian kemarin. 😊 However, saya bangga banget dengan anak Makassar Event. Apapun yang mereka lakuin, mau itu hasilnya negatif atau positif, saya menganggap itu adalah proses dari mereka bertumbuh. Hmm, jadiii... πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡


Seperti bulan-bulan lalu, Komunitas Makassar Event selalu aktif mengadakan gathering dalam bentuk kegiatan sharing edukatif setiap bulannya untuk para anggota maupun masyarakat umum. Nah, tepat di hari Sabtu 11 November 2017 kemarin jujur saya sedih banget karena ngga bisa gabung bareng mereka untuk meramaikan event yang mereka organize. 😒 Padahal eventnya sangat menarik, apalagi narasumber yang dihadirkan sangat berkelas menurut saya. Tema event tsb adalah "Sharing and Discussion About Event Organizer" dengan Pak Fahmy Mochtar S selaku Direktur PT. Yasika Kreasi Utama (Yasika Production). πŸ‘

Baca : Juara 2 di Smart Community Challenge Persembahan BFI Finance

Hari H dilaksanakannya event tersebut, jujur otak saya dibikin olah raga. πŸ˜‚ Yah, untuk pertama kalinya Makassar Event menyelenggarakan event tanpa kehadiran saya. Sok penting banget si! πŸ˜“ Haha. Gimana ngga, event ini nyaris diundur karena kesiapannya bisa dibilang kurang matang. Sebenarnya event-event yang di organize oleh Makassar Event di bulan-bulan kemarin pun juga ngga matang-matang banget. Hanya saja, situasinya saat itu begitu crowded. πŸ˜…

What's Going On?

Untuk event Sharing and Discussion About Event Organizer, tanggung jawab diberikan kepada Arez dan Aini agar event yang terselenggara bisa lebih baik dari bulan-bulan kemarin. 😌 Nah, jauh-jauh hari sudah diinfokan bahwa event bulanan atau gath bulanan Komunitas Makassar Event untuk bulan November, jatuhnya di tanggal 11. So, Aini dan Arez tentunya harus bertanggung jawab dengan kegiatan ini mengingat mereka lah yang menjadi penanggung jawabnya. πŸ˜…

Sayangnya, kita ngga bisa memastikan musibah apa yang bisa terjadi menjelang event digelar. 😒 Riana selaku ketua komunitas ngga bisa dihubungi karena alasan handphone yang hilang padahal uang komunitas ada sama dia dan kita butuh banget uang itu untuk operasional event. Arez ternyata mesti ke pulau karena ada kegiatan yang wajib dia hadiri. Sementara Aini, di hari H nomer HPnya sulit dihubungi karena jaringan yang ngga ngedukung banget. Dan yang paling fatal, saya ada di Tarakan ngga bisa bertindak apa-apa. πŸ˜…

Informasinya memang hari itu hampir seluruh Makassar lampunya padam. Dan ini tentunya ngaruh banget ke acara Event Organizer ini. 😩 Sudah mendekati waktu acara dimulai, peserta ngga ada yang muncul. Yah, berbeda dengan event Workshop Fotografi kemarin yang pesertanya rame dari luar, untuk event ini peserta dari luar hanya 2 orang. Selebihnya, pesertanya adalah anak Makassar Event yang berjumlah 8 orang. 😐

Baca : Workshop Fotografi Ponsel Bersama Makassar Event

Dan jeng jeng jeng drama dimulai. Heran ngga sih ketika anak-anak Makassar Event pada rame-rame dateng ke event orang lain sementara event sendiri ngga? Itulah yang jadi pertanyaan besar. Tapi mau bagaimana lagi? Saat itu memang situasi dan kondisinya sangat ngga mendukung. Yang lainnya punya kesibukan di tempat lain. Termasuk saya yang sibuk dengan tukang-tukang di Tarakan. 😭

Untungnya Aini walaupun ngga bisa dihubungi, dia bisa datang tepat waktu di lokasi dan ngehandle perlengkapan acara. Ada Sri dan juga Muhlis yang tiba lebih awal di lokasi acara sehingga bisa mengatur dan membantu Aini dengan segera. 😌 Kalau Arez, hilang sudah dia. 😏 Haha! Bencanda Res! πŸ™ Ares udah dari jauh-jauh hari ngomong kalo di ngga bisa hadir saat hari H. Jadi dialah yang sibuk-sibuk di pra event, koordinasi dengan narasumber yang akan dihadirkan. πŸ˜„

Galau 😒

Galau dikit untuk Makassar Event ngga papalah yaaa. Mungkin juga karena pengaruh PMS, saya jadi uring-uringan di Tarakan. πŸ˜₯ Panik sih, karena untuk pertama kalinya mereka buat kegiatan tanpa kehadiran saya, sementara narasumber yang dihadirkan itu sudah memilik jam terbang yang tinggi. Saya cuma malu aja sih sama pematerinya karena permasalahan musibah di hari itu eventnya jadi diundur sejam, dan pesertanya juga minim banget. 😒 Jatuhnya jadi kurang meriah karena banyak yang punya kesibukan sehingga mereka ngga bisa jadi tim la la la di event sendiri. πŸ˜‚

Saya chat ke grup personal, ngomong sama Fandi dan Oji yang juga owner Makassar Event, tanggapan mereka seperti ini :


Karyawan saja disuruh masih bisa nolak
Apalagi orang yang ngga dibayar


Jleb! πŸ˜“ Yah, mereka memang ngga dibayar tapi mereka udah bikin saya bangga akan Komunitas Makassar Event. Saya juga harus paham dengan kesibukan mereka, apalagi itu menyangkut karir, pendidikan dan masa depan mereka. Dari situ saya akhirnya mencoba untuk slow. Saya mencoba untuk ngga berekspektasi lebih ke Komunitas Makassar Event kedepannya. 😌

Ini bukan berarti saya masa bodo dengan mereka lho yaa. Ngga! 😬 Disini justru jadi ajang buat saya introspeksi diri, apa yang harus saya lakuin dan gimana caranya supaya Komunitas Makassar Event bisa kompak untuk mengorganize event mereka sendiri untuk kedepannya. Mereka bisa lebih kompak lagi hadir meramaikan event sendiri. πŸ˜‡ Apalagi event mereka juga edukatif. πŸ’ͺ Kalau selama ini mereka selalu dimanjain dengan event-event yang memberikan mereka berbagai fasilitas, seharusnya bisa dong untuk sebulan sekali mereka punya andil untuk mensukseskan event mereka sendiri. Toh, dengan pengalaman itu skill mereka pasti akan lebih terasah. Namun sayangnya, lagi-lagi hari itu situasi dan kondisi tidak mendukung. 😩

Baca : Soft Opening Urbanistbox, Tempat Nongkrong Hits di Makassar

Hmm, sepertinya saya mnggebu-gebu banget kali yaak? πŸ˜… Hiks. 😒 Beginilah saya yang sangat passionate terhadap event. Jauh sebelum saya mau disusahi dengan Makassar Event, saya udah lebih dulu ngejar event-event di Makassar seorang diri. Makanya setelah Makassar Event ada, saya jadi lebih semangat lagi. Apalagi dengan lahirnya komunitas Makassar Event, beeh makin bikin saya gercep dan peka dengan event-event. πŸ˜‚ Sedikit ada event bagus atau keren, saya selalu coba menghubungi panitianya atau organizernya supaya komunitas Makassar Event bisa berpartisipasi disitu. Sampai akhirnya, undangan event ada-ada aja yang masuk ke channel Makassar Event ataupun melalui kontak saya pribadi. 😌

Kesimpulannya pada akhirnya saya maklum dengan kesibukan anggota Komunitas Makassar Event. Gimanapun mereka udah capek-capek meluangkan waktu, pikiran, tenaga untuk Makassar Event hingga Makassar Event seperti sekarang. Harapan saya semoga kita bisa semakin kompak, bukan cuma kompak di event orang lain, tapi di event sendiri. πŸ’ͺ

Makasih Kak Bams, Ai, Sri, Aini, Kak Dhail, Kiki, Rif, dan Muhlis yang udah meramaikan acara kemarin. Tanpa kalian acara kemarin pasti suram. πŸ˜… Haha. Buat anak Makassar Event yang lain, ditunggu partisipasinya di event selanjutnya yoo. Kita buktikan, kalau Makassar Event benar-benar kompak. πŸ˜†
Posting Komentar