Minggu, 19 Februari 2017

OPPO Selfie Tour 2017 Ada di Makassar

Hari itu, tanggal 7 Februari 2017 saya berkesempatan hadir pada event OPPO Selfie Tour 2017 with F1s Selfie Expert yang bertempat di Boncafe Jl. AP Pettarani Makassar. Saya sangat excited tentunya, karena di event kali ini, kegiatannya bukan hanya bersifat sosialisasi produk (baca: OPPO F1s), namun juga bersifat edukasi karena peserta diberikan materi mengenai ilmu fotografi dan pembuatan vlog. Saking excited-nya, saya menjadi peserta pertama yang hadir. Entah ini memalukan atau tidak, tanpa pikir panjang saya langsung memutuskan untuk duduk di barisan terdepan, sementara panitianya masih sibuk mengatur property event. Mungkin kaka-kaka panitia OPPO sudah pada heran liat saya, kok ada peserta yang seantusias ini. πŸ˜…


Peserta yang hadir pada acara ini kebanyakan dari kalangan media dan blogger. Dan memang, karena saya termasuk salah satu member blogger Makassar Anging Mammiri, maka sayapun turut diundang sehingga bisa menjadi peserta di event ini. Sambil menunggu acaranya dimulai, panitia OPPO mempersilahkan para peserta untuk coffee break. Tak lama setelah coffee break, acara OPPO Selfie Tour 2017 pun dimulai.


PENGENALAN PRODUK OPPO

Untuk di sesi pertama, Pak Aryo Meidianto Aji selaku Media Engagement Oppo Indonesia memperkenalkan produk OPPO F1s dan memberikan informasi kepada peserta dalam menggunakan "Selfie Expert" OPPO Camera Phone.

Pak Aryo Saat Memaparkan Produk OPPO
Sebelumnya, beliau menjelaskan bahwa OPPO didirikan oleh Tony Chen pada tahun 2004 dan mulai beroperasi di kawasan Eropa dan Amerika sebagai OPPO Digital, dengan pusat kantor di China. Sampai saat ini, OPPO Mobile sudah tercatat hadir di lebih dari 20 negara, termasuk Amerika Serikat, China, Australia dan negara-negara lain di Eropa, Asia Tenggara, Asia Selatan, Timur Tengah dan Afrika.

Penyebaran Brand OPPO
Sumber: www.oppo.com
OPPO berinovasi dari tahun ke tahun. Untuk inovasi OPPO pada perangkat smartphone, OPPO meluncurkan produk OPPO Find 5 di tahun 2013. Perangkat ini, menjadi smartphone pertama di dunia dengan hardware yang mendukung perekaman video HDR dan juga menjadi perangkat pertama yang mendukung fitur perekaman kecepatan tinggi di 120/90 frame per detik pada mode 480p dan 720p.

Tahun 2014, OPPO N3 lahir dengan mengandalkan kamera yang berputar otomatis. Perangkat ini menjadi yang pertama di dunia yang mempunyai sistem perputaran otomatis sehingga memungkinkan mengambil gambar panorama yang menakjubkan.

Kembali di tahun yang sama yakni tahun 2014, sistem isi ulang cepat, VOOC Flash Charge diperkenalkan pada seri OPPO Find 7. Dimana, sistem pengisian ulang ini hanya membutuhkan waktu 30 menit untuk 75% pengisian baterai.

Inovasi berikutnya, yaitu Screen Flash Technology diluncurkan beberapa bulan sebelum flash iPhone di tahun 2015. Screen flash ini dikombinasikan dengan fitur upgrade beautify sehingga memungkinkan pengguna mendapatkan latar yang jernih dalam kondisi rendah cahaya.

OPPO kemudian memanfaatkan sistem mutakhir Micro-Electro Mechanical System (MEMS). OPPO Smart Sensor menjadi solusi stabilisasi pertama kalinya berbasis sensor untuk smartphone di tahun 2016. Smart Sensor merupakan optik image stabilizer terkecil di dunia.

Super VOOC Flash Charge merupakan teknologi pengisian tercepat di dunia. Memberikan 10 jam waktu bicara dengan hanya 5 menit pengisian daya ulang dan 0% sampai 100% waktu pengisian hanya berlangsung selama 15 menit (dengan baterai 2500mAh).

OPPO F1s Selfie Expert New Edition
Sumber: www.oppo.com
Dan setelah pengenalan inovasi produk OPPO tsb, Pak Aryo akhirnya memperkenalkan produk OPPO yang baru yakni OPPO F1s Selfie Expert New Edition yang sudah tersedia di Pasar Smarphone Tanah Air sejak 1 Februari 2017. Dimana perangkat ini memiliki 4 GB + 64 GB ruang penyimpanan, 16 MP Front Camera Flash Touch Access, dan harganya senilai Rp 3.899.000,-

PENGHARGAAN OPPO

Penghargaan yang diraih oleh OPPO antara lain:
Best Camera Phone: OPPO F1 Plus
Best Selfie Smartphone: OPPO F1s
Best Best Selfie Camera Phone: OPPO F1s
Best Affordable Camera Phone: OPPO A37
Best 4G Device: OPPO F1s
2016 Best Smartphone for Selfie: OPPO F1s
Best Smartphone 2016, Mid to Low Category: OPPO F1

Press Conference OPPO F1s New Edition

MATERI FOTOGRAFI

Sesi kedua diisi oleh Pak Kristian Tjahjono selaku Managing Editor www.yangcanggih.com. Website tersebut banyak menyediakan informasi seputar perkembangan teknologi baik itu berupa review produk teknologi termasuk gadget, ataupun berupa tips dalam memaksimalkan produk tsb. Di sesi ini, Pak Kristian berbagi ilmu kepada peserta mengenai ilmu fotografi hingga ke teknik-tekniknya untuk digunakan.

Pak Kristian Saat Membawakan Materi Fotografi
Beliau menyampaikan, "The best camera is the one you have with you." Termasuk smartphone, tentunya gadget yang satu ini selalu menjadi andalan para pemiliknya dalam mengabadikan suatu momen. Dan hal ini dibuktikan dengan slide-slide foto yang dipresentasikan oleh beliau kepada peserta, dimana perangkat yang digunakan ialah media smartphone dalam hal ini OPPO F1s Camera Phone. Jujur, saya dibuat terkagum-kagum dengan foto yang ditampilkan beliau. Bukan hanya saya saja sih sebenarnya. Pasti semua peserta juga merasakan demikian. Intinya kami sampai dibuat menganga akan hasil fotonya.

Foto tsb bak diambil menggunakan kamera profesional. Detail atau tekstur dari objek gambar sangat tajam. Pencahayaannya juga mantap. Ada foto pemandangan di alam terbuka (termasuk panorama), ada foto makanan, hingga foto hewan seperti semut yang bergerak, hasilnya sangat luar biasa. Padahal tau sendirikan kalo memotret objek yang bergerak itu sulitnya seperti apa kecuali memiliki fitur fokus yang bagus. Saking bagusnya foto-foto itu, banyak dari kami awalnya tidak menyangka kalau gambar tsb hanya diambil menggunakan media smartphone. Namun setelah dibuktikan dengan workshop di hari itu pula, peserta akhirnya bisa yakin 100% bahwa foto dengan kualitas bagus bisa dihasilkan hanya dengan menggunakan perangkat smartphone dari OPPO F1s.

Pak Kristian Saat Memperlihatkan Slide Foto Hasil Dari OPPO F1s
Kunci dari canggihnya OPPO F1s adalah karena smartphone tersebut mempunyai fitur expert mode. Dimana pada mode ini, focus, white balance, exposure, shutter, dan ISO-nya bisa diatur. Penyimpanan gambar bisa di-save dalam format RAW (digital negative) sehingga mampu memberi ruang lebih saat proses editing. Selain OPPO F1s, smartphone dari OPPO yang menjadi andalan lain pada acara itu adalah OPPO A39.

Pada kesempatan itu pula, Pak Kristian memperlihatkan foto selfie yang ia ambil menggunakan OPPO A39. Pada foto tsb terlihat bahwa gambar yang diambil sangat bagus dan jelas. Beliau berkata bahwa selfie adalah capture moment, yang mana suatu momen tidak akan terjadi dua kali. Kalaupun terjadi, pasti situasinya akan berbeda. Oleh karena itu, ia merasa bahwa masyarakat perlu mengabadikan momen dengan sebaik-baiknya. Salah satunya dengan perangkat smartphone yang bagus seperti OPPO A39, OPPO F1 Plus dan OPPO F1s.


Sebelum sesi fotografi berakhir, ada beberapa kesimpulan yang saya dapatkan mengenai ilmu dan teknik fotografi yang disampaikan oleh Pak Kristian. Beberapa diantaranya adalah:
  • Kadang saat mengambil foto panorama, gambar yang dihasilkan patah-patah. Nah, hal ini biasanya disebabkan karena pemotret kurang terbiasa mengambil foto panorama. Oleh karena itu pemotret harus sering-sering latihan, dan yang penting cahaya yang digunakan harus seragam. Pastikan kondisi atau situasinya cocok saat mengambil foto panorama.
  • Cahaya yang paling baik untuk digunakan saat mengambil gambar adalah cahaya natural yakni cahaya outdoor maupun indoor.
  • Fitur expert mode pada OPPO F1s sangat bagus digunakan jika ingin mengambil gambar yang lebih profesional. Entah itu dengan bermain pada focus, white balance, exposure, shutter, dan ISO-nya. Dan untuk menghasilkan foto yang blur pada area disekitar objek, perlu diperhatikan jarak pengambilan gambarnya agar tidak jauh.
  • Untuk objek makanan (jika tampilan makanan di piring berantakan), cara menarik yang bisa digunakan agar foto yang didapatkan lebih bagus adalah dengan mengambil gambar close-up. Hal ini dilakukan agar tekstur makanan terlihat tajam sehingga mampu menggugah selera bagi yang melihatnya.
  • Cara unik lainnya bagi yang suka berselfie ria, untuk mengabadikan momen di suatu tempat bisa dengan cara berfoto dengan orang-orang asing yang berada di sekitar. Pastikan orang asing yang ditemani berfoto dalam sekali shoot tidak berjumlah 1 orang (paling baik rame-rame). Hal ini dilakukan agar orang asing tsb merasa aman.

MATERI VLOG

Inilah sesi yang menurutku paling menarik. Yaph. Sesi Videografi atau Pembuatan Vlog. Untuk bagian ini, pematerinya adalah Kak Fatimah Kartini Bohang selaku jurnalis pada media Kompas sekaligus vlogger. Jaman sekarang siapa sih yang tidak tahu vlog? Saya rasa semuanya yang update informasi dan melek teknologi, pasti kenal dengan vlog aka Video Blog.

Kak Fatimah Menjelaskan Mengenai Pembuatan Vlog
Nah, di sharing videografi atau pembuatan vlog ini, Kak Fatimah memperlihatkan vlog yang baru saja dibuatnya saat ia melakukan perjalanan ke Makassar. Di vlog yang ditunjukkan tsb, beliau menjelaskan bahwa dalam pembuatannya, akan dilewati 3 tahap penting. 3 Tahapan itu antara lain:
  • Pre Production
    Tahap ini dijelaskan bahwa ide sangat berperan penting. Vlogger ingin membuat video yang seperti apa. Temanya apakah tentang kuliner, fashion, life style, dll. Hal tsb harus dipikirkan secara matang. Tentukan flowchart, story board (transisi video), tools (perangkat-perangkat yang digunakan: smartphone/ kamera, dll), where and when (dimana dan kapan pengambilan videonya)
  • Production
    Dalam tahap ini, perekaman atau pengambilan gambar video dilaksanakan. Disini, vlogger harus berani menjadi diri sendiri. Kenapa? Karena setiap orang memiliki ciri khas masing-masing. Setiap orang punya karakter masing-masing. Dan kesemuanya itu adalah unik. Apa jadinya jika dalam video kita hanya berpura-pura menjadi orang lain? Tentu video kita akan terasa biasa bahkan terkesan tidak menarik. Kak Fatimah memberi contoh vlogger favoritnya seperti Agung Hapsah sangat banyak diminati karena ia memiliki ciri khas yang kuat, yakni bahasa yang digunakan dalam vlognya menggunakan bahasanya sendiri sesuai dengan dirinya tanpa ikut-ikutan/ terpengaruh dengan vlogger lain. Selain itu, vlogger juga harus mampu berpikir fleksibel. Dalam artian, properti yang digunakan saat pembuatan video harus dimaksimalkan. Misal saat cuaca tidak mendukung, vlogger harus memikirkan alternatif lain agar pengambilan video tetap berjalan dengan lancar meski ada hal lain yang tidak mendukung. Pengambilan video juga jangan sampai membosankan. Tentukan angle yang bagus.
  • Post Production
    Adapun tahap ini, vlogger harus kreatif. Dari banyak video yang telah direkam, kesemuanya harus disatukan menjadi satu video dengan durasi yang singkat. Pertama-tama, pastikan audionya cocok. Backsound-nya sesuai. Agar terhindar dari copyright Youtube, Kak Fatimah memberikan tips kepada peserta agar mengambil musik dari audio library Youtube (bisa di googling). Selain itu, gunakan transisi yang baik agar perpindahan adegan di video terlihat halus. Gunakan pula text atau emoji yang mampu menunjang visualisasi video tsb. Jika ada video yang dirasa kurang penting, video tsb bisa di-cut atau bisa dipercepat durasinya sehingga penonton merasa tidak jenuh. Intinya, vlogger mesti pintar-pintar memposisikan diri sebagai penonton dalam membuat vlognya terlihat menarik dan tidak membosankan. Untuk judul video yang akan diunggah ke Youtube, sebaiknya meletakkan keyword pada bagian awal judul. Misalkan kita mau memberikan judul pada video review OPPO F1s, maka judul yang baik adalah: OPPO F1s Review.
Jika semuanya telah selesai, vlogger sisa men-share-nya ke sosial media yang dimiliki. Yah, mungkin dari beberapa orang akan merasa malu untuk membagikan video yang dibuat ke sosial media. Namun, hal tsb harus disingkirkan karena salah satu kunci untuk menjadi vlogger yang hebat adalah percaya diri dan berani. Termasuk percaya diri dan berani membagikan hasil karya kita (vlog) kepada orang banyak. "Bagaimana mungkin kita sudah bersusah payah membuat vlog menjadi sangat bagus, namun ujung-ujungnya malah tidak ada yang nonton?" ungkap Kak Fatimah. Nah, di sesi ini juga, Kak Fatimah menunjukkan vlog stop motion yang dibuatnya dengan menggunakan smartphone OPPO. Bahkan, mengeditnya juga bisa dengan aplikasi yang banyak tersedia di playstore. Berikut vlog yang dibuat tersebut:


Setelah sesi pembuatan video/ vlog selesai, tak lupa Pak Aryo Meidianto Aji selaku Media Engagement OPPO Indonesia memperlihatkan video yang berhasil direkamnya dengan menggunakan OPPO F1s pada saat konser Raisa berlangsung. Pada video tsb, tampak Raisa sedang bernyanyi kesana kemari dengan pancaran cahaya (lighting) bergerak warna-warni dari belakang. Pada smartphone kebanyakan, sudah sangat bisa dipastikan bahwa hasil video akan kurang bagus karena fokus akan berubah-ubah. Namun, hal itu tidak berlaku pada smartphone OPPO F1s dimana fokus bisa dikunci, bahkan cahaya-cahaya berwarna yang bergerak tampilannya tetap sempurna. Tentu saja hal ini juga ditunjang oleh alat lain seperti tripod. Saya yang melihat video tsb (kebetulan duduk paling depan), dibuat jadi terkagum-kagum akan keunggulan OPPO F1s. Jujur, video yang dihasilkan tidak jauh beda dengan video yang diambil dengan menggunakan kamera mahal. Salut untuk OPPO.

Di akhir acara kami para peserta mendapat tantangan dari tim OPPO Selfie Tour 2017. Tantangan tsb tidak jauh dari ilmu yang telah disampaikan yaitu fotografi dan vlog. Intinya, kami diberi kesempatan untuk menggunakan perangkat OPPO pada event OPPO Selfie Tour 2017 yakni OPPO F1s, OPPO F1 Plus, dan OPPO A39. Dan yang menjadi objek foto kami para peserta adalah makanan yang telah disiapkan oleh panitia. Karena untuk mengambil gambar objek makanan yang disediakan tsb kita harus masuk secara bergiliran, maka dari panitia menginstruksikan kepada peserta yang dalam status waiting list untuk membuat vlog. Vlognya tentu saja bertemakan: OPPO Selfie Tour 2017 with OPPO F1s Selfie Expert.

Sayapun mulai antusias membuat vlog tsb. Dalam membuat vlog ini, saya menggunakan aplikasi Viva Video. Sayangnya saya telat mengunggah vlog tsb ke sosmed (syarat lomba: vlog wajib diunggah di sosmed Instagram) karena terhalang waktu yang terbatas. Alhasil, pemenangnya sudah jelas bukan saya, melainkan teman blogger saya sendiri. Selain itu, teman-teman blogger saya yang lain juga mendapatkan hadiah atas kemenangannya dalam lomba food photography dan live report pada Twitter. Pokoknya saya salut sama mereka, para blogger yang keren-keren.

Vlog yang saya buat pada event OPPO Selfie Tour 2017

Hari itu walaupun saya tidak menang, saya tetap merasa senang karena saya menemukan ilmu baru mengenai fotografi dan pembuatan vlog. Dan senangnya lagi, kami para peserta di beri goodie bag oleh panitia OPPO Selfie Tour 2017. Alhamdulillah πŸ˜†. Oh yah, makasih buat kaka-kaka panitia OPPO Selfie Tour 2017 Makassar yang telah menyelenggarakan acara ini dengan sukses. Saya sebagai peserta merasa puas, apalagi dengan sajian makanannya baik itu saat coffee break maupun lunch. Semuanya enak-enak sampai bingung mau makan yang mana πŸ˜‚. Insya Allah di event berikutnya saya pasti akan datang lagi (kalau diundang), karena jujur saja event-nya sangat mengedukasi dan menyenangkan sampai buat saya jadi ketagihan.
Posting Komentar