Cara Membuat Bullet Journal Untuk Pemula

Cara Membuat Bullet Journal Untuk Pemula - Kalau kamu baru dengar istilah Bullet Journal, atau mungkin pernah dengar tapi masih abu-abu dengan Bullet Journal itu sendiri, don't worry. Saya disini akan ngasih tau ke kamu Apa Itu Bullet Journal dan Cara Membuat Bullet Journal Untuk Pemula.

Sebenarnya kita sama, saya pun baru belajar Bullet Journal beberapa hari yang lalu di acara komunitas Akademi Berbagi (Akber) Makassar. Awalnya saya sama seperti kalian, pernah dengar dan lihat contoh Bullet Journal, tapi tidak tau mau mulainya darimana. Saya bahkan pernah nanya sendiri dalam hati : Apaan sih ini mereka pada rajin banget gambar-gambar ala scrapbook? Pokoknya ngeliat mereka itu jadinya ribet.

Tapi alhamdulillah berkat Akber, saya jadinya tertolong banget. Bikin Bullet Journal itu ternyata ngga seribet yang saya pikirin. Ya!! Ibarat saya jadi pasien UGD, dan dokternya adalah si Akber. Saya yang punya banyak keinginan yang ingin dicapai tapi ngga tau mau mulai darimana, ditolong oleh Akber dengan obat workshop Bullet Journal-nya supaya saya bisa mencapai goals dengan mudah.

Baca : Apa Untungnya Bikin Bullet Journal? - dari Akademi Berbagi Makasar

Bahkan saking bermanfaatnya workshop tersebut, 2 hari setelahnya saya mutusin bahwa workshop seperti itu harus diadakan oleh Makassar Event. Orang-orang mesti tau betapa berkhasiatnya Bullet Journal ini. Apalagi ini masih awal tahun. Pasti banyak orang yang punya impian tapi ngga tau mau mulai darimana. Nah workshop ini hadir untuk wujudin impian mereka semua. Supaya mereka produktif dan ngga menghabiskan banyak waktu untuk hal yang ngga penting. So, tanggal 9 Januari 2019 bertempat di Pandora Board Game and Cafe, Makassar Event Community mengadakan Workshop Bullet Journal dengan judul "How to Make a Bullet Journal".



♡♡♡

Eh sorry, jadi curhat. Oke deh saya langsung ke intinya.

Rules pertama yang harus kalian tanam mengenai Bullet Journal ini adalah, pemahaman mengenai Bullet Journal itu sendiri. Yaitu sesuatu yang dapat membantu kalian untuk mendokumentasikan seluruh kehidupan kalian, termasuk rencana-rencana kalian kedalam satu buku secara simple, manual dan kreatif. Atau dengan kata lain, Bullet Journal itu adalah planner dan diary yang digabung dalam satu buku. Emang kesan pertama kelihatannya ribet. But I swear, Bullet Journal akan mengurangi kekacauan atau kewalahan yang kalian alami setiap harinya.

Rules kedua, Bullet Journal untuk pemula ngga usah ribet-ribet mau pake tools apa untuk memulainya. Jangan sampe kalian terhambat karena merasa terintimidasi oleh kemegahan Bullet Journal yang ada diluaran sana. Kalian cuma modal notebook kotak-kotak, pulpen, pensil warna dan penggarispun udah oke. Trust me! Ini bukan persoalan siapa yang paling jago gambar atau siapa yang ngga. Tapi ini persoalan siapa yang paling bisa menjabarkan kehidupannya dan goal-goalnya secara simple, kemudian mengisinya secara konsisten, sehingga apa yang diinginkan bisa terwujud dan hidupnya pun jauh lebih produktif.



♡♡♡

Udah sih gitu aja rulesnya. Nah sekarang kita masuk ke bagian Bullet Journal itu sendiri, karena dengan mengetahui bagian-bagian Bullet Journal, kalian tau cara ngeset Bullet Journal terutama untuk pemula. Secara umum, Bullet Journal itu terdiri dari 7 bagian :


1. Bullet Journal Key
Bullet Journel Key itu adalah simbol atau penanda di dalam Bullet Journal. Kalian kalau liat peta biasa sering perhatiin legenda yang ada di peta kan? Nah fungsi key yang ada di Bullet Journal itu sama seperti legenda yang ada di peta, yaitu sebagai penanda. Berikut contoh-contohnya :


2. Bullet Journal Index
Bulet Journal Index adalah list atau daftar isi yang ada di dalam Bullet Journal. Kalau kalian bikin index, otomatis kalian akan jadi lebih mudah dalam menemukan halaman yang kalian inginkan dalam Bullet Journal.

Sebenarnya, ngga bikin index bukan hal yang fatal sih, karena ada beberapa orang yang menganggap membuat index itu penting, adapula yang tidak. Jadi ini tergantung. Namun yang pasti, tentu ada keuntungan yang didapat dalam membuat index, seperti kalian ngga akan pernah bilang, "Eh, dimana ya letaknya halaman yang ini?" sambil bolak balik halaman Bullet Journal.

Kalo saya boleh saran, mending kalian yang optimis bakal punya Bullet Journal yang tebel, sekalian bikin indexnya ajalah.


3. Bullet Journal Future Log
Kalau kita membahas Bullet Journal, tentu ngga akan terlepas dari Future Log atau set up masa depan. Ada begitu banyak inspirasi Bullet Journal Future Log, namun biasanya banyak yang bingung seperti apa dan bagaimana menggunakan the future log dengan cara yang terbaik dan produktif.

Jadi, Bullet Journal Future Log ini adalah halaman dimana kalian akan menambahkan semua acara bulanan dan tahunan yang penting kedalam satu tempat. Ini simple banget. Believe me, dengan membuat ini kalian pun ngga akan lupa dengan janji atau event penting kalian di masa mendatang. Contoh kegiatan yang bisa kalian isi dalam future log ini seperti birthday atau anniversary, jadwal libur, janjian, meeting, dll. Yah basicnya part ini diisi oleh event yang akan terjadi di masa mendatang.


4. Bullet Journal Monthly Spreads
Monthly Spread ini adalah bagian dari Bullet Journal yang dimana kalian bisa dengan mudah melihat seluruh bulan dalam satu tampilan sederhana. Hampir sama seperti future log, tapi monthly spread ini lebih detail lagi kalian dalam mengisinya, karena dikerucutkan menjadi setiap bulan. Berikut contoh-contohnya :


5. Bullet Journal Weekly Spreads
Weekly Spread adalah bagian dari Bullet Journal yang paling sering dilakukan oleh orang kebanyakan, yaitu menjadwalkan sesuatu dalam seminggu. Ngga seperti monthly spread, di weekly spread kalian punya banyak kesempatan untuk menambahkan lebih banyak entri dan sangat mudah untuk mendetailkan hal-hal yang ingin dikerjakan. Contoh-contohnya :


6. Bullet Journal Daily Spreads
Membuat Daily Spread mungkin bisa jadi bagian yang terpenting dari Bullet Journal. Tapi sebenarnya, membuat daily spread juga bisa menjadi hal yang paling sulit untuk dilakukan jika kalian masih pemula dalam Bullet Journal. Jangan sedih dong, yang penting kalau kalian optimis, saya yakin kalian pasti bisa ngelakuinnya.

Bullet Journal harian ini isinya adalah tugas harian. Ada tanggal, tugas yang harus diselesaikan untuk hari itu, janji ketemu dan meeting penting, ada bagian kosong untuk menuliskan catatan dan ide, sampai tujuan apa yang ingin dicapai untuk hari itu.


7. Other Bullet Journal Collections
Adapun Bullet Journal Collections adalah entri atau halaman lain yang bisa kalian tambahkan ke dalam Bullet Journal selain yang saya sebutkan diatas. Pokoknya terserah dari kebutuhan kalian. Saya bisa kasih contoh seperti : To Do List, Goals dan Step Action untuk mencapainya, Catatan Tabungan dan Keuangan, Diet dan Fitness Tracker, dll.



♡♡♡

Addition
Masih banyak inspirasi Bullet Journal yang bisa kalian dapatkan dengan googling. Oleh karena itu silahkan search keyword Bullet Journal apa yang kalian inginkan.

Kalo saya pribadi, karena masih belajar jadinya yang kemarin sempat dibuat itu baru cover, mood tracker, goals di bulan tsb, monthly spread, grateful tracker, productivity tracker, daily task dan daily habit tracker, sama prayer tracker. Masih kurang banget sih. Insya Allah di next postingan bakal saya upload hasil dari Bullet Journal yang saya buat.

So, gimana menurut kalian tentang Bullet Journal ini? Tertarikkah kalian untuk membuatnya? Kalau ada yang ingin ditanyakan mengenai Bullet Journal ini, jangan sungkan ya. Selagi saya tahu, pasti akan saya jawab kok.


Suryani Palamui
Keep in touch with me
Instagram : @suryanipalamui

Share this:

Post a Comment
 
Copyright © Yanikmatilah Saja. Designed by OddThemes