Minggu, 13 November 2016

Membeli Macbook Pro Second

Tiba-tiba dapat suntikan semangat setelah nonton film Radio Galau FM. Filmnya sangat biasa, standar, tapi bisa membuat aku ingin kembali menulis lagi di blog. Kesampingkan persoalan cintanya di film, karena aku tidak akan membahas itu. Cerita sedikit, sudah berminggu-minggu aku tidak posting apapun lagi di blog. Padahal, reminder di handphone selalu berdering untuk mengingatkan aktifitas blogging seminggu sekali. Semuanya aku tolak karena kesibukan hal lain. Tapi setelah tadi nonton film Radio Galau FM, semangat menulis itu ada lagi.

Pada saat nonton film itu, penampilan Macbook keluaran perusahaan Apple lumayan sering dimunculkan di adegannya. Maklum, tokoh utama memang hobi menulis. Nah, hubungannya dengan tulisan kali ini adalah aku mau berbagi cerita atau mereview dan memberikan sedikit tips mengenai Macbook Pro yang belum cukup sebulan aku miliki.


Awal keinginan untuk membeli Macbook Pro ini sudah ada dari 3 bulan yang lalu. Hal itu karena partner kerja yang merekomendasikan ketika aku bercerita kepadanya mengenai laptopku yang sudah sangat sekarat dan ingin segera diganti. Dari hasil cerita itu, Macbook Pro lah yang jadi pilihan, walaupun sebenarnya saat itu aku tidak yakin bisa memilikinya karena terhalang masalah keuangan dan perbedaan sistem operasi. Singkat cerita, sempat sampai semalaman aku tidak tidur karena bergelut di layar handphone untuk browsing soal Macbook. Tentu saja di hari-hari sebelumnya aku juga rajin menelusuri internet untuk mengetahui seluk beluk Macbook mulai dari A sampai Z. Dan hasilnya, pilihanku jatuh pada Macbook Pro Late 2011 second. Aku memutuskan untuk membeli Macbook tsb.


Sangat disayangkan karena aku tidak bisa membeli Macbook yang baru karena masalah dana. Apalagi yang versi Retina Displaynya masih mahal menurutku walaupun kondisinya second. Tapi walaupun begitu, Macbook yang aku pakai sekarang ini, yakni Macbook Pro Late 2011 ini masih sangat bagus. Aku membelikannya juga sand case berwarna pink, screen protector dan palm guard sebagai pelindung trackpadnya. Keputusan untuk membeli Macbook ini memang cukup berat apalagi aku membelinya secara online. Tapi di sisi lain aku terdesak harus segera membeli laptop karena laptop lamaku sudah sering menampilkan layar biru. Beruntung aku ketemu penjual yang jujur itu di kaskus, dan berlanjut ke bukalapak untuk proses transaksi. Bagusnya, aku diinstalkan gratis windows 7 didalam Macbooknya termasuk Sketchup, Autocad, Corel Draw, dll sesuai rekuesan yang kuminta. Sungguh beruntung.


Tips untuk membeli Macbook second dari aku adalah:
  1. Carilah penjual yang terpercaya. Sangat penting untuk memeriksa history penjualnya. Karena aku sering nongkrong di kaskus, jadi aku mencari sellernya di kaskus karena kaskus memang terkenal dengan FJBnya. ID sellernya aku cek, sampai thread dan feedback dari pelanggannya juga baik. Karena harga Macbook itu jutaan, maka aku memilih transaksi dengan cara menggunakan rekening bersama supaya aman. Jadilah aku dan seller sepakat untuk bertransaksi di buka lapak.
  2. Tanyakan minus laptop sebanyak mungkin kepada penjual supaya kita bisa mengetahui kekurangan dari laptop atau Macbook yang akan kita beli. Tanyakan juga mengenai minus kelengkapan Macbook tsb.
  3. Belilah Macbook sesuai kebutuhan. Karena aku punya latar belakang arsitek, kelebihan yang ada pada laptop second/ Macbook second tersebut harus bisa memenuhi kualitas kerja yang akan dihasilkan. Apalagi jika minusnya tidak mempengaruhi hasil kerja Macbook nantinya, maka Macbook tsb sangat bisa untuk dimiliki.

Selain tips diatas, aku juga akan memberikan sedikit review mengenai Macbook Pro secondku ini yakni Macbook Pro Late 2011 (Non Retina Display). Hampir sebulan aku memakai Macbook ini, jujur saja aku banyak beradaptasi mengenai penggunaan trackpad yang sangat canggih di Macbook menurutku. Yah jelas saja canggih, saking canggihnya mouse sepertinya sudah tidak akan aku gunakan lagi. Selain itu, yang paling berkesan sewaktu bekerja di Macbook adalah, aku bisa membuka dan bekerja di 2 window secara berdampingan. Tentunya ini didukung dengan OS X El Capitan yang dimiliki.


Tampilannya juga sangat simple. Sangat rapi. Cantik. Speakernya juga. Ketika memutar mp3 dari itunes di Macbook suaranya sangat adem untuk didengar. Selain itu, aku tidak khawatir lagi mengenai virus yang masuk ke laptop. Aku sangat puas dengan Macbook Pro baruku ini walaupun kondisinya second. Hm, akhirnya I really got it. Impian ini sudah lama aku inginkan. Dan akhirnya tercapai juga.
Posting Komentar