Jumat, 20 Februari 2015

Menuliskan Target atau Resolusi

Menuliskan Target atau Resolusi - Sudahkah sahabat menuliskan target di tahun ini? Kalau belum, mari kita sama-sama menuliskan target untuk tahun 2015 ini. Tak perlu bingung untuk menuliskan target. Cukup pikirkan apa yang ingin sekali dicapai. Pencapaian itu tidak harus selalu dalam bentuk materi lho! Target atau resolusi kita juga bisa berupa hal-hal lain yang non-materi. Menurut artikel yang pernah saya baca dari blog Arry Rahmawan, target atau resolusi itu bisa terbagi menjadi 3 bagian, yaitu habits, dreams dan passion.

  1. Habits atau kebiasaan, adalah hal-hal rutin apa yang ingin diterapkan dalam kehidupan kita.
  2. Dreams atau impian, adalah hal-hal yang ingin direalisasikan sesuai dengan impian yang ingin kita penuhi.
  3. Passion atau minat, adalah hal-hal yang ingin dicapai karena memang kita suka dan cinta untuk melakukannya.
Dalam kehidupan seseorang, kebiasaan baik dan buruk yang pernah dilakukan tentunya sangat mempengaruhi perilaku seseorang tersebut. Termasuk diri kita, bagaimana kita, siapakah kita, semuanya akan ketahuan dengan mengamati kebiasaan-kebiasaan apa saja yang dilakukan selama ini. Jika kebiasan baik yang lebih dominan, itu berarti kita dikenal sebagai orang yang baik. Namun sebaliknya, jika kebiasaan buruk lebih dominan, wah! Ini bahaya. Perlu adanya perbaikan diri kalau begini. Eits, bukan hanya yang sering melakukan kebiasaan buruk saja yang harus memiliki target kebiasaan. Bahkan, orang baik sekalipun masih harus membiasakan hal-hal baik yang baru lagi untuk kedepannya agar dirinya semakin lebih baik. Untuk itu, coba pikirkan habits atau kebiasaan apa yang ingin diterapkan.

Kalau saya sendiri, kebiasaan yang ingin saya terapkan:
  • Minum air putih 8 gelas perhari - Saya dulunya jarang minum air putih. Saya minum air putih hanya setelah makan saja, soalnya saya tidak mau ribet soal buang air kecil. Hehe. Jadi, setelah saya sadar bahwa hidup sehat itu penting, saya mulai mencari kebiasaan apa yang baik dilakukan untuk menjaga kesehatan. Akhirnya saya menemukan cara sederhana hidup sehat yakni dengan minum air putih sebanyak 8 gelas per hari.
  • Menyedekahkan penghasilan yang didapat sebanyak 10% - Menurut saya, tak ada gunanya kita memiliki materi berlebih jika tidak dibarengi dengan bersedekah. Sebab saya percaya bahwa tiap materi yang kita punya, ada hak orang yang tidak mampu disitu.
  • Menikmati media motivasi setiap hari - Hal ini saya lakukan agar dalam menjalani hidup saya selalu optimis dengan tujuan-tujuan yang ingin saya capai. Media itu bisa berupa bacaan, audio, atau video. Yang penting ketika menikmati media tersebut, semangat saya semakin tumbuh dan pembelajaran yang saya dapatkan dari media tersebut dapat saya realisasikan dalam kegiatan sehari-hari.
Bicara tentang dreams atau impian, rasanya saya gak ada habisnya untuk menelusuri lebih jauh apa yang saya inginkan. Bagaimana dengan sahabat? Sekali lagi, memiliki impian itu rasanya sangat indah. Coba baca artikel Keajaiban Menuliskan Impian. Kalau sudah memiliki beberapa impian, coba pilihlah mana impian yang mungkin untuk di wujudkan pada tahun 2015 ini.

Kalau saya, ingin mewujudkan impian:
  • Memiliki laptop dan tablet - Sejujurnya laptop saya sekarang adalah laptop yang terbilang jadul. Laptop ini sudah menemani hari-hari saya dari waktu kuliah dulu. Memang laptopnya masih baik, namun spesifikasi yang dimiliki terbilang rendah. Jadi, saya punya inisiatif untuk memiliki laptop baru dengan spesifikasi yang lumayan untuk menunjang karir saya. Memiliki tablet menurut saya juga penting. Soalnya tablet bisa menambah produktivitas saya dalam menulis, selain tablet juga lebih fleksibel untuk dibawa kemana-mana. Saya bahkan bisa menulis di dalam angkutan umum sambil menunggu angkutan umum tersebut sampai di tujuan.
  • Bergabung di komunitas english meeting club dan bisa berkontribusi didalamnya - Saya punya keinginan besar untuk bisa mahir dalam berbahasa inggris. Saya sudah coba belajar otodidak, namun saya memiliki kesulitan dalam speaking. Untuk itu dengan bergabung di komunitas english meeting club dan berkontribusi didalamnya, kemampuan speaking saya akan semakin terlatih sehingga menjadi lebih baik.
  • Bisa kost sendiri tanpa biaya orang tua - Sebelumnya dua tahun kemarin hingga sekarang saya masih sekost berdua dengan adik saya. Biar lebih hemat kata orang tua. Namun saya dan adik terkadang berselisih hal-hal kecil terkait suasana kamar. Untuk menghindari itu, tahun ini saya berinisiatif untuk bisa tinggal sendiri. Tapi tetap mengutamakan jarak ke kost adik supaya lebih mudah untuk bersilaturrahim.
Bagian terakhir adalah passion. Sahabat sudah tahu passionnya apa? Passion itu menurut saya bukan hanya sekedar minat. Menurut saya, passion itu juga berhubungan dengan gairah. Dimana ketika kita melakukan hal itu, kita merasa senang melakukannya walaupun tanpa paksaan dan bayaran sekalipun. Bahkan, ketika melakukannya kita merasa selalu berenergi hingga selalu bersemangat dalam melakukan hal tersebut. Kalau sahabat masih belum tahu apa passion yang dimiliki, coba tanyakan kepada teman terdekat mengenai diri kita. Biasanya, orang-orang yang berada di sekitar kita akan lebih ngeh akan kelebihan kita daripada diri kita sendiri.

Saya juga memiliki target passion, yaitu:
  • Rutin menulis di blog minimal satu artikel dalam sehari - Ini adalah hal wajib mengingat saya saya sangat senang menulis dan berbagi. Besar harapan saya agar tulisan saya bisa diterima oleh pembaca.
  • Membuat ebook gratis - Jika peminat blog sudah banyak, yah minimal 1000 followers dalam tahun ini, saya ingin membuat ebook gratis sebagai persembahan saya untuk sahabat semuanya. Doakan semoga hal ini bisa terealisasi tahun ini. Aamiin.
  • Mendapatkan penghasilan dengan menulis - Alhamdulillah awal bulan Februari 2015 saya telah bekerja sebagai freelance writer di sebuah company. Ini benar-benar suatu keberkahan bagi saya mengingat impian ini bisa terwujud di awal tahun 2015 ini.
  • Mengajar - Target mengajar ini memang bersifat umum. Intinya, sebisa mungkin saya menargetkan diri saya untuk bisa mengajar di lembaga pendidikan entah itu formal ataupun non formal. Dengan begitu, ilmu-ilmu yang saya dapatkan, dapat saya bagikan kepada mereka yang ingin tahu.
Lalu, bagaimana dengan sahabat? Tertarik untuk membuat target atau resolusi tahun ini? Tak ada salahnya di coba. Sahabat tidak akan diapa-apakan juga kalau tak kejadian. Yang penting sahabat sudah berani utuk membuatnya. Jujur saja, saya sangat kagum kepada mereka yang berani menargetkan apa yang diinginkannya. Sebab, mereka itu adalah orang-orang yang memiliki tujuan hidup yang jelas. Semoga saja sahabat berada dalam lingkup orang-orang yang saya kagumi itu. So, selamat menentukan target sahabat..
Posting Komentar