Rabu, 21 Januari 2015

How Design Your Life to The Top

Mendesain hidup dimulai dari kata kunci penting yaitu identitas. Identitas adalah suatu keyakinan yang paling dalam dan sangat menentukan dalam kehidupan kita, kini dan nantinya. Jika tidak ditentukan dengan baik, maka kita akan menemukan identitas kita dari orang lain tanpa kita sadari. Tahukah kamu? Dengan mengatakan kepada orang lain bahwa kamu tidak teliti, tanpa disadari stempel ini akan terus menempel dalam alam bawah sadar kamu. Begitu pentingnya identitas, maka tentukanlah siapa diri kamu. Ketika saya ingin mendesain hidup saya, “Siapa sih Suryani Palamui?” Maka saya akan menjawab:
Saya adalah seseorang kreatif, cerdas, berwawasan luas, kaya raya, sehat, bersemangat, dan bahagia dalam menjalani hidup. Senang mengabdikan diri untuk menikmati dan menciptakan karya yang mengandung banyak nilai positif dan inspiratif agar bermanfaat bagi diri saya sendiri maupun semua orang, sehingga saya selalu diridhai dan dibimibing di jalan kebaikan oleh Allah SWT.”
Prinsip dalam hidup nomor satu yang kamu desain adalah “Siapa kamu?”


Ketika mau mendesain hidup, hati-hatilah dalam memberikan identitas dari setiap kehidupan yang dijalani. Karena pemberian identitas yang buruk, maka hasilnya pun akan buruk, begitupun sebaliknya. Maka dari itu, tentukan definisi yang baik untuk kehidupanmu. Misalnya dengan mendefinisikan uang adalah ide, maka ketika saya memiliki banyak ide, uang saya pun akan banyak. Selanjutnya, tentukanlah misi hidup. Misi hidup saya sendiri adalah:
Mengabdikan diri dengan menikmati dan menciptakan karya yang mengandung banyak nilai positif dan inspiratif agar bermanfaat bagi diri saya sendiri dan semua orang, sehingga saya selalu diridhai dan dibimbing di jalan kebaikan oleh Allah SWT.

Kehidupan terbagi menjadi tiga area:
1. Area diluar kontrol yaitu sesuatu yang sudah terjadi.
2. Area didalam kontrol yaitu pilihan selama dalam kondisi normal.
3. Area masih bisa kita pengaruhi yaitu masa depan.

Kalau ingin hidup berkualitas, maka kita harus mendesain hidup apapun yang terjadi. Salah satu caranya yaitu dengan memberikan arti yang baik kepada kehidupan. Bagaimana cara memberi arti? Misalnya ada kejadian orang tua kamu meninggal dunia. Kamu belum sempat berbakti padahal kamu sudah berjanji pada orang tua kamu. Mungkin kamu akan memberi arti penyesalan seumur hidup. Namun, mungkin juga kamu memberikan arti bahwa ini adalah pelajaran untuk menjadi lebih baik di hari esok. Intinya, apapun yang terjadi di kehidupan ini, tidak akan berarti kecuali kamu memberikan arti yang baik kepada kehidupan. Sebagai masukan, agar mampu memberikan arti yang baik untuk setiap kejadian dalam kehidupan, maka renungkan: Apa yang disyukuri? Apa yang dapat dipelajari? Atau Dengan adanya kejadian ini, pasti Allah ingin saya menjadi lebih baik.

Jadi, kehidupan akan menjadi lebih baik jika menerapkan tiga hal yaitu pikirkan apa yang harus disyukuri, pelajaran apa yang dapat saya ambil dari kejadian ini sehingga saya mampu menjadi lebih baik, kemudian pikirkan apa yang harus dilakukan agar merasa lebih baik, menjadi lebih baik untuk diri sendiri, menjadi lebih baik untuk orang lain, menjadi sesorang yang perbuatannya direstui oleh Allah.


Referensi: Video Motivasi Tung Desem Waringin
Posting Komentar